ARSIP BERITA

Team Baruna Vyatra kembali mengharumkan nama almamater dengan meraih juara I tingkat Internasional Oil Rig Design Competition di acara OGIP ( Oil and Gas Intellectual Parade) 2017 di universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Tim ini beranggotakan mahasiswa dari Teknik Produksi Migas, Tri Bagus Prabowo, M.Adhim Mulia, Andi Priyo Jatmiko, Naufal Baihaqi, dan M.Khalid Prakoso. Mereka berhasil mengalahkan team-team yang sudah mapan seperti ITB, UPN, UNHAS, UI dan masih banyak yang lain.  OGIP merupakan kompetisi tahunan berskala internasional yang rutin diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTM) UPN VETERAN YOGYAKARTA.

Untuk kategori Oil Rig Design Competition, dibagi beberapa tahap yaitu tahap pertama test Blueprint untuk mencari rencana desain mana yang terbaik dan memenuhi syarat suatu rancangan bangunan lepas pantai untuk industri hulu migas.

Tahap kedua yaitu test Project Explanation untuk menjabarkan inovasi apa saja yang digunakan dalam suatu platform tersebut, dari peralatan yang digunakan, luas dan kekuatan desain, sampai berapa biaya yang di butuhkan untuk setiap inovasi yang diberikan. Yang terpenting adalah mencari titik efektif dan efesiensi suatu rig lepas pantai dalam proses pengeboran.

Tahap terakhir yaitu Presentation yang mana tahap yang sangat menentukan untuk menjelaskan dan menginterpretasikan setiap data yang dengan visual dan teknik yang berbeda. Pada tahap akhir ini tersisa 10 tim final yang beradu presentasi dengan berbagai metode dan pendekatan data masing-masing.

Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa di STEM Akamigas dapat bersaing dengan mahasiswa lain dan prestasi ini akan terus berlanjut pada level kompetisi yang lebih tinggi. Keberhasilan ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lain untuk berkarya, terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya terbaik mereka. (Bagus-Bor3)

Society of Petroleum Engineers Student Chapter (SPE SC) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan rangkaian acara BOREYES International Energy Fair 2017 pada 16 – 18 Maret 2017, yang meliputi seminar nasional dan beberapa kompetisi yakni smart competition, oil rig design, dan paper competition. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa perguruan tinggi seperti ITS, UNPAD, UNDIP, ITB, STEM Akamigas dan Akamigas Balongan. STEM Akamigas diwakili oleh 15 mahasiswa.

Pada cabang  paper competition, STEM Akamigas diwakili 1 tim yang mempresentasikan penelitian atas nama Andrian Aziz Burhan A.S., Dzul Fadhli Aziz, dan Muhamad Nur Hidayat. Sebelum mencapai tahap presentasi, 10 tim yang lolos seleksi pengumpulan abstrak akan menyelesaikan dan mengumpulkan paper yang telah selesai ke panitia. Dari hasil penilaian akan dipilih 2 kategori terbaik, yaitu Best Idea dan Best Presentator. Setelah tahap presentasi selesai, predikat Best Idea diraih oleh tim Universitas Diponegoro dan Best Presenter diraih oleh tim STEM Akamigas.

Sedangkan pada cabang oil rig design competition, STEM Akamigas mengirimkan 2 tim yaitu Barracuda dan Batara Vyatra. Keduanya masuk dalam final yang telah di seleksi Blue Printnya bersama dengan 6 tim dari berbagai perguruan tinggi, yaitu ; Antareja – UPN  Yogya, Chdvick dan Lophelia – ITB, Hunyad – UI, Maverick – Trisakti, dan Werkudara V – ITS. Dengan berbagai perjuangan dan kerja keras, tim Batara Vyatra berhasil meraih juara II. Tim Batara Vyatra terdiri dari Faizal Adhi Wiranto, Brilian Pungky Widodo, Maulana Havidh Al Farisi, Mochammad Rizky Reformadilaga, Satriyo Diri Kamulyan semuanya dari Prodi Teknik Produksi Migas Tk II. 

Diharapkan prestasi ini mampu menginspirasi mahasiswa STEM Akamigas untuk menghasilkan karya-karya inovatif di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang energi. 

 

WINTEC (Waikato Institute of Technology) Selandia Baru melakukan kunjungan ke STEM Akamigas dalam rangka ingin menjalin hubungan kerjasama, khususnya peningkatan kapasistas SDM dibidang panas bumi. Kunjungan dilaksanakan pada hari Rabu (8/3) dan diterima oleh Wakil Ketua III, Ir. Roni Heru T, MT di gedung Wiyata. Hadir mendampingi Wakil Ketua III, Kasubag Adm Kemahasiswaan, Sunoto, SST, Kepala Kelompok Kerjasama, Ir. Sabtanto Joko S, MT, dan beberapa dosen.  Sementara dari Wintec dipimpin oleh Christ Stuart, VET Technical Analysis and Design Manager yang didampingi oleh Development Program Coordinator dari Kedutaan Besar Selandia Baru, Indirawati dan Kepala Sub Bagian Kerjasama BPSDM ESDM, Natajaya.

 

Tujuan dari kunjungan ini untuk meningkatkan penguatan kapasitas dibidang energi terbarukan khususnya panas bumi. Hal ini dikarenakan Selandia Baru sudah berpengalaman dalam mengelola energi terbarukan terbukti listrik disana sudah 83% menggunakan energi baru terbarukan. Kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan draft kerjasama yang diperkirakan akhir Maret sudah bisa dikirim ke BPSDM dan pertengahan 2017 diharapkan bisa diimplementasikan.

 

Kegiatan ini dilanjutkan dengan mengunjungi Lab Listrik dan Lab Instrumentasi.

Ruang Pertemuan Rektorat STEM Akamigas (03/03/2017) dari pagi hingga sore hari, digunakan untuk pembahasan tindak lanjut atas perubahan status STEM Akamigas menjadi PEM (Politeknik Energi dan Mineral) Akamigas, sesuai dengan arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pembahasan yang dilakukan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Migas dan STEM Akamigas ini terfokus pada program pendidikan vokasi untuk Diploma 1 (D1), merujuk Inpres no. 9 tahun 2016.

Kepala BPSDM ESDM, Dr. Ir. Djadjang Sukarna menyampaikan dalam pengarahannya bahwa lulusan dari SMK Migas, memang telah banyak diterima di dunia kerja. Tapi itu mayoritas adalah lulusan dari jurusan umum. Bukan yang perminyakan, karena memang didunia perminyakan, sertifikasi personil sangatlah penting. Dan untuk memperoleh sertifikasi itu, harus memenuhi sekian jam pelajaran yang dinilai setara dengan pengalaman kerja. Untuk itulah D1 dan diklat lah yang akan memenuhi kekurangan persyaratan dari lulusan SMK.

Kris Budiyanto, Kepala SMK Migas membenarkan yang disampaikan oleh Kepala BPSDM ESDM. Memang, kelulusan dari SMK Migas lebih dari 70% diterima oleh instansi / perusahaan dan sebagian besar dari program studi selain perminyakan atau umum.

Wakil Ketua I STEM Akamigas, Ir. Woro Rukmi H, M.Sc dalam paparannya juga menyampaikan bahwa pada program Diploma 1 untuk peserta didiknya akan mendapatkan praktek yang lebih banyak, terkait dengan penyiapan peserta didik yang siap kerja. Kurikulum yang disiapkan untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan telah tersertifikasi.

Optimistis bahwa kesepakatan untuk dapat mewujudkan program pendidikan vokasi di STEM Akamigas akan segera terlaksana. Memberikan bekal terbaik bagi peserta didik agar pada kelulusannya nanti telah siap untuk bersaing di dunia kerja.

Kuliah Khusus dari Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Drs. Mochtar Husein dilaksanakan di gedung Kudalaut pada hari Jum’at (3/3). Kuliah hanya diikuti  oleh mahasiswa dari prodi Logistik Migas tk I dan II.  Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua II, Drs. Wahid Sugiman, MT, Wakil Ketua III, Ir. Roni Heru T, MT dan beberapa dosen. Kuliah Khusus dari pejabat eselon I seperti ini memang merupakan amanat dari Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat berkunjung ke STEM Akamigas beberapa waktu lalu. Hal ini dimaksudkan untuk transformasi ilmu dan pengalaman kepada para mahasiswa.

Dalam kesempatan ini, Drs. Mochtar Husein menyampaikan paparan dengan tema “Peran Inspektorat Jenderal dalam mendukung Akuntabilitas dan Kinerja KESDM”. Dalam tema RKP 2017 disebutkan bahwa “Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi untuk Meningkatkan Kesempatan Kerja serta Mengurangi Kemiskinan dan Kesenjangan Antarwilayah”. Dalam arahan Presiden jelas disampaikan bahwa :

  •  Setiap Menteri dan Kepala Lembaga wajib mengendalikan anggaran di setiap K/L yang dipimpinnya.
  •  Anggaran negara harus berorientasi manfaat untuk rakyat dan berorientasi pada prioritas untuk setiap tujuan pembangunan nasional;
  •  Kebijakan anggaran belanja yang dilakukan tidak berdasarkan money follow function, tetapi money follow program prioritas.
  •  Memangkas program yang nomenklaturnya tidak jelas dan tidak ada manfaatnya bagi rakyat.

Hal ini tak lepas dari kebijakan anggaran yang memang harus bisa dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Untuk itu peran Itjen sangat penting dan krusial dalam menjaga arah kebijakan anggaran pada tiap-tiap lembaga pada jalur yang tepat. Peran itu berupa fungsi sebagai konsultan atau pendamping, bisa memberikan korektif, preventif dan prediktif terhadap pelaksanaan kebijakan anggaran. Itjen merupakan lembaga pengawas internal pada suatu lingkungan Kementerian. Semua itu tentu bermuara pada terciptanya good government dan clean government.

Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan peran Itjen sebagai lembaga yang dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Strategi yang telah diterapkan berupa education, prevention dan enforcement. Memberikan sosialisasi, mengendalikan faktor pendorong terjadinya korupsi: Penerapan Sistem Informasi/transparansi SOP dan metode untuk mendeteksi, menginvestigasi dan menindaklanjuti kasus korupsi.

 

Halaman 1 dari 15

Fasilitas

Anda disini: Beranda Arsip Berita
RizVN Login