ARSIP BERITA

Himpunan Mahasiswa Diploma 3 Teknik Elektro Otomasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember kembali menyelenggarakan kompetisi IARC 2018 (Industrial Automation and Robotic Competition). Kompetisi yang dilaksanakan selama 3 hari (6 – 8 April 2018)  ini meliputi PLC (Programmable Logic Controller) competition, Robotic Line Follower competition, dan Smart Robotic competition, Lego Robotic, dan Electric Art.

 

Dalam acara tahunan yang diselenggarakan di ITS Surabaya ini, PEM Akamigas medelegasikan 7 mahasiswa yang terbagi dalam 2 tim yakni Partogi Hutagalung (INS II) dan Sion Anderson (INS II) yang merupakan tim Vyatra PLC A dan Dzul Fadhli Aziz (INS III) dan Ismail Kresna Yuda (INS II) yang merupakan tim Vyatra PLC B yang berkompetisi dalam PLC Competition, serta Tim Robotic Line Follower-Vyatra Tech Team yang terdiri atas M. Sandika (INS II), M. Wildan Afif (INS I), dan Septian A L (INS I).

Untuk Robotic Line Follower diikutioleh 34 tim dari berbagai perguruan tinggi diantaranya UGM, UNY, UB, PENS, PPNS, Polinema dan perguruan tinggi lainnya. Kompetisi ini terdiri atas 4 babak yaitu Penyisihan 1 (34 Peserta), Penyisihan 2 (16 Peserta), Semi final (8 Peserta) dan Final (4 Peserta). Namun, tim Robotic Line Follower-Vyatra Tech Team hanya mampu bertahan hingga tahap semi final (Top 8).

 Pada PLC competition total peserta sebanyak64, berasal dari berbagai universitas dan politeknik yang ada di Indonesia, diantaranya UGM, UB, ITS, PENS, Polinema, PPNS, Swiss-German University, Universitas Kristen Maranatha, dan perguruan tinggi lainnya.

Pada babak penyisihan,seluruh tim dibagi kedalam 3 shift dimana akan diambil 12 tim terbaik untuk lolos ke babak semifinal. Di babak ini ke-2 tim wakil dari PEM Akamigas berhasil lolos,baik Vyatra PLC A maupun Vyatra PLC B. Setelah tahap ini 12 tim kembali diseleksi untuk mendapatkan 6 tim terbaik untuk lolos ke babak final. Di babak final ini delegasi PEM Akamigas yang lolos adalah Vyatra PLC B yang beranggotakan Dzul Fadhli Aziz dan Ismail Kresna Yuda.

 

Dari hasil penilaian juri di babak final juara 1 diraih oleh Universitas Gadjah Mada, juara 2 diraih oleh Universitas Brawijaya, Juara 3 diraih oleh Vyatra PLC B dari PEM Akamigas, Juara Harapan diraih oleh  PENS. Diharapkan prestasi ini mampu menginspirasi mahasiswa PEM Akamigas untuk membanggakan nama PEM Akamigas di kompetisi – kompetisi berskala Nasional maupun Internasional.(DFA/MHS)

Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta menyelenggarakan kompetisi E-TIME 2018 (Electro Activities Programme) dimana kompetisi ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari (26 Maret – 29 Maret 2017). Kompetisi yangmeliputi PLC (Programmable Logic Controller) competition, RMI (Robot Mini Industrial) competition, dan juga IoT (Internet of Thing) competition ini merupakan acara tahunan yang kini telah memasuki periode ke-5.

Dalam ajang kompetisi bergengsi ini, PEM Akamigas medelegasikan 4 (empat) mahasiswa dari Program Studi Instrumentasi Kilang yang terbagi dalam 2 (dua) tim.Tim Vyatra PLC A beranggotakanRinaldi Oktavianto dan Andhika Darussalam dan Tim Vyatra PLC B beranggotakanMuhamad Anggoro Qori Basfian dan Damita Adhi Pratama dengan di dampingi Dosen Wali Astrie Kusuma Dewi.

Ajang yang diikuti oleh sebanyak 80 peserta iniberasal dari berbagai universitas dan politeknik ternama di Indonesia sepertiUI, ITS, PENS, Polinema, PPNS, Swiss-German University, UGM, UB dan kampus lainnya. Di babak penyisihan pertama, 80 tim ini dibagi kedalam 3 shift dimana di masing masing shift diambil 10 tim terbaik untuk lolos ke babak penyisihan ke-2. Hingga babak ini ke-2 tim wakil dari PEM Akamigas berhasil lolos, baik Vyatra PLC A maupun Vyatra PLC B. Setelah tahap ini 30 tim kembali diseleksi untuk mendapatkan 5 tim terbaik yang lolos ke babak final.

 Di babak final ini delegasi PEM Akamigas yang lolos adalah Tim Vyatra PLC A yang beranggotakan Andhika Darussalam dan Rinaldi Oktavianto. Dari hasil penilaian juri di babak final juara 1 diraih oleh Universitas Kristen Maranantha, juara 2 diraih oleh Politeknik Negeri Bandung, Juara 3 diraih Tim Vyatra PLC A PEM Akamigas, jura 4 diraih Swiss German University dan juara 5 diraih Politeknik Negeri Malang. Diharapkan prestasi ini mampu menginspirasi mahasiswa PEM Akamigas untuk membanggakan diri dan nama PEM Akamigas di kompetisi - kompetisi berskala nasional maupun internasional. (MAQ-INSII)

 

 

Kuliah Umum dan Workshop PEM Akamigas yang dikemas dalam acara 1Day With Experts (1DWE)kali ini mengundang tim pakar dari Halliburton. Satu perusahaan jasa terkemuka (services company) dari Amerika Serikat  yang bergerak dalam bidang jasa eksplorasi, eksploitasi dan penyulingan minyak dan gas bumi.

Bertempat di Grha Oktana (28/3), 1DWE kali ini mengangkat tema “Halliburton, The Answer of Oil, Gas and Geothermal Industry Challenges”, dengan menghadirkan 3 expert, Suhardono (Senior Account Manager – Business Development for Strategic Client),  Sahat Martua ( M/LWD Technical Advisor) dan Sakti Lail Nasution (Senior Technical Proffesional).

“Selamat datang di STEM Akamigas, kita bersyukur dan terima kasih karena Tim Halliburton sudah mau hadir dan membagi pengetahun dan pengalaman kepada mahasiswa kami yang tentunya diharapkan akan menambah ilmu, terutama pengalaman di lapangan yang akan sangat berguna bagi mahasiswa,” demikian disampaikan oleh Wakil Ketua I, Woro Rukmi Hatiningrum, pada pembukaan acara 1DWE untuk sesi kuliah umum.

 

Dalam kesempatan kuliah umum kali ini, Suhardono menyampaikan tentang profile dari Halliburton sekaligus teknologi update yang dimiliki Halliburton sebagai services company dihadapan kurang lebih 700 mahasiswa PEM Akamigas dan pejabat fungsional dosen.

Pada sesi berikutnya untuk workshop, dengan narasumber Sahat Martua dan Sakti Lail Nasution, menyampaikan tema Hydrocarbon Recofery Trough Enhance Freacturing Stumulation Treatment di hadapan kurang lebih 170 mahasiswa dari Program Studi Teknik Produksi Minyak dan Gas. Dan sebagai penutup acara 1DWE ini, juga sebagai tolok ukur keberhasilan acara ini adalah post test bagi peserta workshop. (drm)

Dengan terbentuknya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM)periode 2018 ini, Ketua STEM Akamigas, Prof.Dr. R.Y. Perry Burhan, M.Sc., mengharapkan agar kegiatan kemahasiswaan akan lebih terkoordinir dengan baik. BEM dan DPM wajib menyusun program kerja satu tahun, agar kegiatan kemahasiswaan juga lebih terarah.

Meski mengemban tanggung jawab lebih, sebagai pengurus BEM dan DPM, kalian harus menjadi tauladan bagi teman-teman yang lain, baik secara pergaulan maupun nilai akademik, IP dan IPK tidak boleh jelek. Apabila tidak sanggup, silahkan ajukan pengunduran diri. Demikian tegas Ketua STEM Akamigas dalam sambutannya pada Upacara Pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) di Ruang Laut Atas (21/3).

Satriyo Diri Kamulyan dari Teknik Produksi Migas adalah Ketua BEM terpilih dan Jenie Fakhri Wibowo dari Teknik Pengolahan Migas adalah Ketua DPM terpilih periode 2018 ini nantinya harus mengkoordinir pengurus untuk :

1.    Membantu ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pendidikan (kegiatan kurikuler) termasuk kedisiplinan mahasiswa.

2.    Mengkoordinir dan melaksanakan kegiatan olahraga, seni dan sosial (ekstrakurikuler)

3.    Membantu ketertiban dan keamanan kampus (asrama, kompleks perkuliahan dan laboratorium)

4.    Membuat dan menyusun program kerja dan kegiatan ekstrakulikuler

5.    Melaksanakan tugas-tugas tambahan yang diberikan oleh pihak kampus.

 

Selamat bertugas kepada Pengurus BEM dan Pengurus DPM Periode 2018. (drm)

 

 

 

BOREYES International Energy Fair 2018, adalah event tahunan yang dilaksanakan oleh Society of Petroleum Engineers Universitas Padjadjaran Student Chapter (SPE UNPAD SC) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Padjadjaran.

Event yang pada tahun ini mengangkat tema “Future Energy Development : Advancing Technology and Resources”, dilaksanakan pada tanggal 8 - 11 Maret 2018 yang lalu dengan peserta dari perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia. Event kompetisi ini terbagi dalam tiga rangkaian kegiatan yakni pra acara adalah seminar dan career talk, acara inti adalah kompetisi Paper Competition, Smart Competition, Oil Rig Design Competition dan Case Study Competition dan ditutup dengan acara Amazing Race dan Gala Dinner.

Dalam event BOREYES ini, PEM Akamigas harus bersaing dengan berbagai perguruan tinggi lain seperti Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Teknologi Malaysia, ITB, ITS, Universitas Trisakti, UPN Yogyakarta. 2 (dua) tim dikirimkan mewakili PEM Akamigas untuk turut berlaga dalam BOREYES International Energy Fair 2018 ini kategori Smart Competition dan Oil Rig Design Competition.

Dalam perjuangannya. kedua tim lolos hingga babak final. Namun hanya 1 (satu) tim yang akhirnya lolos dan meraih peringkat 2 (dua) terbaik melalui Oil Rig Design Competition.

Hari Sumantri, Aris Hurrohim, Moh Amin Rais, Muhammad Alif N dan Mas Aldo Paditya yang semuanya adalah mahasiswa Program Studi Produksi Minyak dan Gas inilah yang menjadi perwakilan PEM Akamigas untuk Oil Rig Design Competition. Mereka harus mempresentasikan model oil rig design yang telah mereka buat dihadapan juri. Perjuangan mereka membuahkan hasil dengan meraih juara 2 (dua) di BOREYES International Energy Fair 2018 ini. Sedangkan untuk juara pertama diraih oleh UPN "Veteran"Yogyakarta dan ketiga diraih oleh Universitas Trisakti. (drm)

 

 

Fasilitas

Anda disini: Beranda Arsip Berita
RizVN Login