Dalam dunia kompetisi, seringkali muncul kisah-kisah inspiratif tentang dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang berujung pada sebuah pencapaian gemilang. Inilah yang tercermin dari prestasi membanggakan tim Vyatra 5 dari Program Studi Teknik Produksi Migas, yang berhasil meraih gelar juara 3 (2nd Runner Up) dalam ajang Geopatra Student Competition – INCEPTION 2025 tingkat internasional.
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh SPE SC UNDIP, IATMI SM UNDIP, dan SRE UNDIP ini mengusung tema “Geology and Petroleum: Bridging Energy Needs and Environmental Sustainability”. Tim Vyatra 5 yang beranggotakan tiga mahasiswa, yaitu Restu Harnanda Ramadhan, Muhammad Naufal Arief, dan Moch. Robby Jay Affandy, di bawah bimbingan dosen Diyah Rosiani, sukses menorehkan nama Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas) sebagai juara 3 di ajang ini.
Geopatra Student Competition – INCEPTION 2025 di kategori Smart Competition ini diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 15 Maret 2025. Sebanyak 63 tim dari berbagai universitas turut berkompetisi dalam ajang ini. Setelah melalui serangkaian penilaian ketat oleh dewan juri yang kompeten, yaitu Reddy Setyawan S.T., M.T., Nurakhmi Qadaryati S.T., M.Eng., dan Dessy Arlyanti, S.T, M.T, Ph.D, tim Vyatra 5 berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih posisi yang membanggakan.
Adapun juara pertama dalam kompetisi ini diraih oleh tim Petropyhoneers dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dan juara kedua diraih oleh tim Sirius dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Keberhasilan tim Vyatra 5 menduduki peringkat ketiga tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi PEM Akamigas.
Saat ditanya mengenai motivasi mereka mengikuti lomba, para anggota tim Vyatra 5 mengungkapkan keinginan yang tulus untuk membanggakan orang tua, almamater PEM Akamigas, dan khususnya Program Studi Teknik Produksi Migas. Kerja keras dan dedikasi mereka selama persiapan terbayar lunas dengan raihan prestasi ini.
Restu Harnanda Ramadhan, salah satu anggota tim, berbagi testimoninya mengenai pengalaman berharga yang didapat selama kompetisi. “Pengalaman yang sangat berharga pada kompetisi ini dimana saling jawab pertanyaan terkait industri perminyakan,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan, tetapi juga menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan memperluas wawasan di bidang industri perminyakan. (drm, https://akamigas.ac.id/)
WhatsApp us