
SMA Islam Al Azhar 15 Semarang Kunjungi PEM Akamigas
October 3, 2025
Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa PEM Akamigas
October 6, 2025Mahasiswa Teknik Mesin Kilang (TMK) tingkat 3 kelas 3A PEM Akamigas telah berhasil menyelesaikan Mata Kuliah Perancangan Pressure Vessel, yang diampu oleh Dosen Yohanes Gunawan (30/09/2025). Mata kuliah ini merupakan salah satu materi yang didapatkan mahasiswa TMK pada semester 5, dan menjadi salah satu pembelajaran paling aplikatif, karena mahasiswa diajak untuk memahami secara langsung proses perancangan pressure vessel dengan menggunakan metode reverse engineering.
Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori desain, tetapi juga dituntut untuk mengidentifikasi dokumen teknis seperti Pre Welding Procedure Specification (Pre-WPS), Bill of Material (BOM), serta menggambar ulang General Arrangement (GA) dari pressure vessel yang dianalisis. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman nyata dalam memahami setiap tahapan proses perancangan alat secara komprehensif.
Pada pertemuan terakhir, Yohanes Gunawan menerapkan sistem wawancara per kelompok, “Kita maen roleplay. Masing-masing kelompok bertindak sebagai engineer, saya sebagai user nya. Seperti halnya ketika engineer/si perancang pressure vessel tersebut, saya sebagai user berhak untuk bertanya-tanya terkait apa yang sudah dirancangnya. Misalnya standar n code apa yang dipakai dalam perancangan, metode perancangan seperti apa dan sebagainya.”
“Jadi, melalui metode ini kita bisa tahu sejauh mana penguasaan mahasiswa terhadap perancangan pressure vessel ini,” imbuh Yohanes.
Bagi mahasiswa, sesi ini menjadi pengalaman berharga karena menggambarkan situasi profesional yang nyata di dunia industri perminyakan dan rekayasa teknik. Sebagaimana disampaikan oleh salah satu mahasiswa, Moh Rafli, “Pada mata kuliah ini kita benar-benar diajarkan simulasi bekerja sebagai perancang sebuah alat.”
Mata kuliah Perancangan Pressure Vessel ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknis mahasiswa dalam desain mekanik, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, analisis, dan profesionalisme sebagai calon engineer di industri migas. Pembelajaran berbasis praktik seperti ini menjadi langkah penting dalam mencetak lulusan Teknik Mesin Kilang yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. (zahid fauzan, drm, https://akamigas.ac.id/)




